Adapun jenis-jenis “gas rumah kaca” (GRK) antara lain adalah:
Karbondioksida (CO2), berasal dari pembakaran fosil seperti minyak bumi, batubara dan gas alam.
Metana (CH4), berasal dari areal persawahan, pelapukan kayu, timbunan sampah, proses industri dan eksplorasi bahan bakar fosil.
Nitrous Oksida (N2O), berasal dari kegiatan pertanian, pemupukan, transportasi dan proses industri.
Hidrofluorokarbon (HFCs), berasal dari sistem pendingin, aerosol, foam, pelarut dan pemadam kebakaran.
Perfluorokarbon (PFCs), berasal dari proses industri.
Sulfurheksafluorida (SFs), berasal dari proses industri.
Tampilkan postingan dengan label gas rumah kaca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gas rumah kaca. Tampilkan semua postingan
20 Februari 2008
Langganan:
Postingan (Atom)